Showing posts with label email spam. Show all posts
Showing posts with label email spam. Show all posts

Wednesday, June 30, 2010

Spam di Jejaring Sosial Facebook

Meningkatnya spam pada bulan Juni 2010 dari .ru dan EMEA (Europa, Middle East dan Africa) yang merangkak naik menuju pengiriman setengah dari seluruh spam di seluruh dunia. Tidak diragukan lagi bahwa jejaring sosial yang tengah naik daun lebih dari 400 juta pengguna aktif, dijamuri oleh spam. Spammer membajak kepada pengguna jejaring sosial dengan berbagai cara, seperti membuat pesan yang menyerupai email notifikasi resmi. Saat pengguna mengklik untuk membaca “important notification”, mereka diarahkan pada situs berbeda: http://odnbo.[DOMAIN REDACTED].net/Wharton.html

URL unik tersebut adalah contoh dari domain yang dibajak sehingga spammer memperoleh akses ilegal ke server yang sah dan menempatkan file HTML. Hal ini membantu spammer menghindari penyaring berbasis reputasi URL. Meskipun file HTML pada domain yang dibajak kadang diberikan dengan maksud untuk mengirimkan konten spam, spam tersebut menggunakan teknik pengalihan untuk mengarahkan pengguna pada situs lainnya (obat-obatan online).

Meskipun motif spammer ini untuk menjual obat-obatan palsu, Symantec telah menemukan serangan lain dengan tujuan mencuri identitas pengguna. Saat pengguna menjadi korban dari pesan tersebut, akunnya digunakan dengan pintar oleh spammer untuk mengirimkan lebih banyak lagi spam. Hal ini sangat berbahaya karena pengguna lebih rentan untuk mempercayai pesan dari teman-temannya. Dalam satu hal, teknik ini mirip dengan yang digunakan mass mailing worm seperti virus Melissa yang bisa menginfeksi daftar kontak Outlook pengguna hingga mengirimkan email sendiri secara otomatis.

Beberapa cara yang digunakan spammer dalam memanfaatkan jejaring sosial adalah sebagai berikut :

  • Undangan Palsu : Spammer memalsukan merek jejaring sosial dan mengirim undangan untuk bergabung dalam jejaring tersebut. Meskipun demikian, link di dalam email alam mengarahkan ke sebuah website spam. Vektor ini menargetkan semua pengguna, tanpa memperhatikan apakah mereka mempunyai akun atau tidak.
  • Menggabungkan Akun : Notifikasi palsu dikirim kepada pengguna jejaring sosial yang mendorong pengguna untuk menggabungkan akunnya. Dalam prosesnya, pengguna ditanya mengenai data pribadi akun tersebut. Setelah akun tersebut digabungkan, beberapa permintaan menjadi teman (semuanya berisi profil palsu) akan muncul. Semua profil tersebut mempromosikan spam. Akun tersebut juga kini dibajak dan bisa digunakan untuk spam lainnya.
  • Photo Tag atau Comment : Spammer memmbuat pesan sehingga muncul seperti notifikasi photo tag/comment yang sah. Tapi URL di dalam pesan akan mengarahkan ke website lain yang mempromosikan spam.
  • Aplikasi : Karena beberapa jejaring sosial mengijinkan aplikasi pihak ketiga, aplikasi-aplikasi paling populer juga telah menjadi target spammer. Symantec menemukan pesan spam yang mempromosikan cara untuk melawan pemain lain dalam game populer yang ada di situs jejaring sosial.
  • Mengirimkan Malware : Berbagai jenis notifikasi telah dipalsukan untuk menyebar malware. Salah satu contoh, spammer mengirim pesan yang menganjurkan pengguna untuk mendownload sebuah toolbar jejaring sosial, yang sebenarnya adalah Trojan.
  • Perlindungan Privasi : Karena popularitas jejaring sosial meningkat, telah ada beberapa pengamatan mengenai praktek perlindungan privasi. Symantec menemukan serangan spam yang menawarkan sebuah produk yang memberitahukan pengguna jejaring sosial mana yang menyalahgunakan informasi pribadi mereka.
  • Survei Palsu : Spammer mengirimkan sesuatu yang terlihat seperti survei mengenai jejaring sosial. Pengguna mungkin ditanyakan data pribadi akun atau mereka mungkin dialihkan ke website spam.

Symantec mengingatkan kepada para pengguna internet, bahwa cara yang teraman dalam menghindari spammer adalah pengguna harus mengunjungi website jejaring sosial secara langsung pada sebuah window browser baru (tidak mengklik atau cut dan paste link dalam suatu pesan email). Pengguna juga tidak mengklik link yang tidak dikenal di dalam notifikasi email, walaupun diperlihatkan secara langsung dalam website jejaring sosial.

Monday, February 22, 2010

Spam Report Januari : Banyak Website Obat Online Palsu

Pada bulan Desember 2009, wilayah Asia Pasifik Jepang (APJ) dan Amerika Selatan telah mengambil pangsa spam yang biasanya dipimpin oleh wilayah Amerika Utara dan EMEA. Fakta tersebut CHIP ambil langsung dari Laporan Bulanan yang secara rutin dikirimkan oleh Symantec. Ukuran spam yang dikirimkan oleh para penjahat maya tersebut pun bervariasi. Symantec mencatat kalau rata-rata ukuran pesan yang ada di antara 2kb – 5kb meningkat sebesar 7%. Sedangkan ukuran pesan 5kb-10kb menurun sebesar 6% pada Desember 2009.

Symantec juga mencatat beberapa tren malware yang ditaruh pada pesan spam. Liburan Natal kemarin juga menjadi momen berharga bagi para spammer. Mereka mengirimkan berbagai macam kartu Natal yang berisi Malware. Bukan kartu Natal yang korbannya dapatkan, melainkan berbagai macam penawaran, mulai dari barang tiruan, produk obat-obatan online, hingga jenis scam Nigeria. Penting untuk diingat bahwa pesan spam ini bisa dengan mudah dirubah menjadi phising/email penipuan. Hal ini bisa dilakukan dengan membuat perubahan kecil pada sumber pesan email tersebut.

Pada Desember 2009, subyek teratas yang digunakan spammer didominasi oleh campuran spam tipe Nigeria dan obat-obatan online. Hal ini berhubungan dengan meningkat dua kali lipatnya kategori “kesehatan” dari 8% pada November 2009 menjadi 16% pada Desember 2009. Sementara itu, spam NDR bounce, yang muncul pada daftar bulan sebelumnya, rata-rata mencapai 1.28% dari keseluruhan spam (mencapai 2.23% pada November). Pesan spam berisi malware juga menurun, rata-rata sebesar 0.32% dari keseluruhan pesan spam (mencapai 1.35% pada November).

Pesan spam dengan IP bajakan meningkat 3 kali lipat lebih pada Desember 2009, dibandingkan dengan volume pada November 2009. Meskipun tipe serangan ini porsinya sangat kecil dalam keseluruhan pesan spam, ada beberapa saat tertentu di bulan Desember di mana spam jenis “dotted quad” menyumbangkan persentase yang signifikan. Sebagai contoh, spam tersebut pernah menyumbang sebesar 25% dari keseluruhan spam pada jam 6:00 pagi PST pada 24 Desember.

Para peneliti Symantec menyelidiki kenaikan tajam tersebut dan menemukan penyebab sebenarnya diantara pesan spam tersebut. Serangan spam tertentu yang mengarahkan pengguna ke situs obat-obatan online dalam kampanyenya menggunakan IP bajakan. Seperti biasa, pengguna tidak yakin apakah obat-obatan tersebut asli kalaupun pada akhirnya benar-benar dikirim. Lebih buruk lagi, kemungkinan besar pengguna yang memesan melalui situs tersebut akan menjadi korban pencurian identitas. Para pengguna disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter mereka sendiri untuk masalah-masalah kesehatan mereka.

detikInet

Chip Online Indonesia