Showing posts with label antivirus symantec kaspersky norton. Show all posts
Showing posts with label antivirus symantec kaspersky norton. Show all posts

Friday, December 17, 2010

Top 10 Virus Global Bulan Desember 2010

Top 10 Virus Global Bulan Desember 2010

Sebagian besar virus tersebut masih diduduki oleh ancaman-ancaman virus komputer bulan sebelumnya. Terdapat perubahan dan penetapan kedudukan peringkat 10 besar Global Threat di bulan ini.

Berikut ini adalah susunan peringkat 10 besar Global Threat Bulan November 2010:

1. INF/Autorun (Peringkat Sebelumnya: 1, Persentase Deteksi: 5.75%)

2. Win32/Conficker (Peringkat Sebelumnya: 2, Persentase Deteksi: 4.92%)

3. Win32/PSW.OnLineGames (Peringkat Sebelumnya: 3, Persentase Deteksi: 2.54%)

4. Win32/Sality (Peringkat Sebelumnya: 4, Persentase Deteksi: 2.10%)

5. Win32/Tifaut.C (Peringkat Sebelumnya: 6, Persentase Deteksi: 1.50%)

6. INF/Conficker (Peringkat Sebelumnya: 5, Persentase Deteksi: 1.46%)

7. JS/Exploit.CVE-2010-0806.A (Peringkat Sebelumnya: 29, Persentase Deteksi: 0.99%)

8. Win32/Bflient.K (Peringkat Sebelumnya: 8, Persentase Deteksi: 0.88%)

9. Win32/Spy.Ursnif.A (Peringkat Sebelumnya: 10, Persentase Deteksi: 0.81%)

10. HTML/ScrInject.B (Peringkat Sebelumny: 7, Persentase Deteksi: 0.64%)

edit: service komputer panggilan jakarta timur

Wednesday, June 30, 2010

Spam di Jejaring Sosial Facebook

Meningkatnya spam pada bulan Juni 2010 dari .ru dan EMEA (Europa, Middle East dan Africa) yang merangkak naik menuju pengiriman setengah dari seluruh spam di seluruh dunia. Tidak diragukan lagi bahwa jejaring sosial yang tengah naik daun lebih dari 400 juta pengguna aktif, dijamuri oleh spam. Spammer membajak kepada pengguna jejaring sosial dengan berbagai cara, seperti membuat pesan yang menyerupai email notifikasi resmi. Saat pengguna mengklik untuk membaca “important notification”, mereka diarahkan pada situs berbeda: http://odnbo.[DOMAIN REDACTED].net/Wharton.html

URL unik tersebut adalah contoh dari domain yang dibajak sehingga spammer memperoleh akses ilegal ke server yang sah dan menempatkan file HTML. Hal ini membantu spammer menghindari penyaring berbasis reputasi URL. Meskipun file HTML pada domain yang dibajak kadang diberikan dengan maksud untuk mengirimkan konten spam, spam tersebut menggunakan teknik pengalihan untuk mengarahkan pengguna pada situs lainnya (obat-obatan online).

Meskipun motif spammer ini untuk menjual obat-obatan palsu, Symantec telah menemukan serangan lain dengan tujuan mencuri identitas pengguna. Saat pengguna menjadi korban dari pesan tersebut, akunnya digunakan dengan pintar oleh spammer untuk mengirimkan lebih banyak lagi spam. Hal ini sangat berbahaya karena pengguna lebih rentan untuk mempercayai pesan dari teman-temannya. Dalam satu hal, teknik ini mirip dengan yang digunakan mass mailing worm seperti virus Melissa yang bisa menginfeksi daftar kontak Outlook pengguna hingga mengirimkan email sendiri secara otomatis.

Beberapa cara yang digunakan spammer dalam memanfaatkan jejaring sosial adalah sebagai berikut :

  • Undangan Palsu : Spammer memalsukan merek jejaring sosial dan mengirim undangan untuk bergabung dalam jejaring tersebut. Meskipun demikian, link di dalam email alam mengarahkan ke sebuah website spam. Vektor ini menargetkan semua pengguna, tanpa memperhatikan apakah mereka mempunyai akun atau tidak.
  • Menggabungkan Akun : Notifikasi palsu dikirim kepada pengguna jejaring sosial yang mendorong pengguna untuk menggabungkan akunnya. Dalam prosesnya, pengguna ditanya mengenai data pribadi akun tersebut. Setelah akun tersebut digabungkan, beberapa permintaan menjadi teman (semuanya berisi profil palsu) akan muncul. Semua profil tersebut mempromosikan spam. Akun tersebut juga kini dibajak dan bisa digunakan untuk spam lainnya.
  • Photo Tag atau Comment : Spammer memmbuat pesan sehingga muncul seperti notifikasi photo tag/comment yang sah. Tapi URL di dalam pesan akan mengarahkan ke website lain yang mempromosikan spam.
  • Aplikasi : Karena beberapa jejaring sosial mengijinkan aplikasi pihak ketiga, aplikasi-aplikasi paling populer juga telah menjadi target spammer. Symantec menemukan pesan spam yang mempromosikan cara untuk melawan pemain lain dalam game populer yang ada di situs jejaring sosial.
  • Mengirimkan Malware : Berbagai jenis notifikasi telah dipalsukan untuk menyebar malware. Salah satu contoh, spammer mengirim pesan yang menganjurkan pengguna untuk mendownload sebuah toolbar jejaring sosial, yang sebenarnya adalah Trojan.
  • Perlindungan Privasi : Karena popularitas jejaring sosial meningkat, telah ada beberapa pengamatan mengenai praktek perlindungan privasi. Symantec menemukan serangan spam yang menawarkan sebuah produk yang memberitahukan pengguna jejaring sosial mana yang menyalahgunakan informasi pribadi mereka.
  • Survei Palsu : Spammer mengirimkan sesuatu yang terlihat seperti survei mengenai jejaring sosial. Pengguna mungkin ditanyakan data pribadi akun atau mereka mungkin dialihkan ke website spam.

Symantec mengingatkan kepada para pengguna internet, bahwa cara yang teraman dalam menghindari spammer adalah pengguna harus mengunjungi website jejaring sosial secara langsung pada sebuah window browser baru (tidak mengklik atau cut dan paste link dalam suatu pesan email). Pengguna juga tidak mengklik link yang tidak dikenal di dalam notifikasi email, walaupun diperlihatkan secara langsung dalam website jejaring sosial.

Wednesday, July 15, 2009

Kaspersky Temukan Virus Worm Koobface


Satu worm jahat terdeteksi. Kaspersky sebagai salah satu pengembang terkemuka dalam solusi keamanan terhadap ancaman internet melihat adanya ledakan Koobface sepanjang bulan Juni sehubungan dengan musim panas dan liburan di seluruh belahan bumi bagian utara.

Worm jahat ini pertama kali terdeteksi oleh Kaspersky sebagai NetWorm.Win32.Koobface dan menargetkan penyerangan pada akun Facebook dan MySpace. Worm ini menyebar melalui akun pengguna yang sah ke profil teman-teman si pengguna.

Jadi, komentar dan pesan yang dikirimkan oleh worm ini berisi link ke sebuah website palsu YouTube, yang akan mengajak pengguna untuk mengunduh "versi terbaru dari Flash Player". Nah, worm ini ternyata lebih dari sekedar media player yang kemudian akan mengunduh ke mesin korban.

Selanjutnya, setelah si pengguna terinfeksi, dia akan mulai menyebarkan sebuah pesan kepada teman-teman di pemilik akun. Koobface saat ini sudah menargetkan lebih banyak website jejaring sosial seperti facebook, MySpace, Hi5, Bebo, Tagged, Netlog dan yang terbaru adalah Twitter.

Sebelum terlanjur terserang worm jahat ini, ada baiknya mengikuti beberapa tips yang ditawarkan oleh Kaspersky Lab. Berhati-hatilah saat membuka link yang masuk dengan pesan yang mencurigakan, meskipun sang pengirim adalah teman di Facebook Anda. Gunakan juga Internet Explorer 7 running in protected mode atau Firefox dengan NoScript diinstal. Kaspersky juga menghimbau agar tidak membocorkan informasi pribadi sedikit pun. Langkah terakhir adalah tetap mengupdate software antivirus demi mencegah versi terbaru malware menyerang komputer Anda.

Namun jangan kuatir, bila Anda adalah pengguna produk Kaspersky, secara otomatis Anda akan terjamin dari semua varian Net-Worm.Win32.Koobface yang diketahui saat ini. Bahkan hingga saat ini, tim analis Kaspersky Lab masih memantau semua ancaman yang datang dari ruang jejaring sosial, memonitor aktivitas berbahaya dan terus memperbarui perlindungan yang diterima pengguna.

Wednesday, June 3, 2009

Ancaman Gumlar 'Racun Google' Makin Ganas

Jakarta - Serangan program jahat dengan julukan Gumblar makin serius. Pengguna internet diharap makin waspada dengan serangan yang 'meracuni' hasil pencarian di Google itu.

Peringatan akan makin ganasnya Gumblar disampaikan oleh The SANS Institute's Internet Storm Centre (ISC), sebuah lembaga yang memantau pertumbuhan serangan di internet. Seperti dikutip detikINET dari The Register, Rabu (20/5/2009), serangan itu kini memiliki sumber program jahat baru.

Pada awal kehadirannya, Gumblar menggunakan situs Gumblar.cn untuk menyebarkan program jahat ke pengguna internet, oleh karena itu serangan ini dinamai Gumblar. Kini, sumber program jahat itu beralih ke Martuz.cn.

Penyebaran Gumblar berawal dari infeksi di berbagai situs, termasuk beberapa situs populer. Setelah menginfeksi situs tersebut, Gumblar akan menginfeksi pengunjung situs dengan program jahat Trojan Downloader.

Tak cukup sampai di situ, program jahat dalam komputer korban akan mengunduh program jahat lain dan 'meracuni' hasil pencarian di Google. Saat korban Gumblar melakukan pencarian di Google, maka hasilnya bisa jadi akan dibajak agar mengarah ke situs yang berbahaya.

Perusahaan keamanan ScanSafe melaporkan bahwa Gumblar meraih pertumbuhan hingga 246 persen dalam satu pekan terakhir. Sedangkan Sophos, perusahaan keamanan lainnya, menyebut Gumblar alias JSRedir-R sebagai program jahat berbasis web terbesar dalam sejarah.

Gumblar juga diketahui sedang menyusun sebuah jaringan komputer yang telah terinfeksi (botnet) yang bisa dimanfaatkan untuk keperluan jahat seperti penyebaran spam, virus atau serangan cyber.

Source: detik.com

detikInet

Chip Online Indonesia