Showing posts with label cara overclock komputer. Show all posts
Showing posts with label cara overclock komputer. Show all posts

Monday, November 1, 2010

Cek Penyebab Kenapa Komputer Cepat Panas








Saturday, October 10, 2009

Tutorial Optimalkan PC Komputer dengan Tune Up

PC Anda terasa lamban? Mungkin sudah saatnya Anda melakukan pemeriksaan keseluruhan PC Anda dapat berjalan dengan maksimal dan efisien.

Semoga dengan adanya tips ini, komputer Anda tidak selamban siput lagi

1. Tweak BIOS. Salah satu cara mudah mempercepat waktu start up Windows adalah dengan memodifikasi BIOS. Dalam BIOS (Basic Input/Output System), Anda dapat mengubah Boot Priority PC Anda. Selain itu, Anda dapat memilih device Window mana yang harus dijalankan pertama kali saat mengaktifkan PC. Cara ini sangat berguna jika Anda ignin mengaktifkan hard disk, baru kemudian DVD-Rom. Dengan begitu, Anda dapat menonaktifkan urutan yang tidak diperlukan.

2. Memeriksa program startup. Setelah memodifikasi BIOS, Anda sudah tau apa yang menyebabkan start up lama, bukan? Saat Windows baru diaktifkan, banyak program aktif saat baru saja melakukan start up. Ada program yang memang dibutuhkan, ada juga yang tidak. Jadi, Anda perlu menentukan program mana yang benar-benar penting. Sebagai contoh, program Real On dan Quick Time Player yang berada di dalam sistem tray. Jika Anda tidak menggunakan program ini setiap hari, sebaiknya nonaktifkan saja. Caranya, klik “Start|Run”, pada kotak yang tersedia, ketikkan msconfig, klik “Ok” dan beralih ke tab ‘Startup”. Di sini, Anda dapat memilih atau menon-aktifkan program yang Anda inginkan. Ingat, setelah melakukan perubahan setting ini, jangan lupa restart PC Anda!

3. Batasi services. Services/layanan merupakan program yang berjalan di belakang layar. Services dijalankan oleh Windows dan program lain. Ada beberapa services yang sebenarnya tidak pernah Anda gunakan dan layanan tersebut dapat memakan banyak system resource. Sebagai contoh, jika Anda meng-install software iTunes, program iPodServices.exe akan selalu berjalan di belakang layar. Program ini memang akan mempermudah proses synchronize bagi Anda yang mempunyai iPod. Namun, jika Anda tidak memiliki alat ini dan hanya sekedar menggunakannya sebagai music manager, sebaiknya jangan install iTunes. Untuk melihat services apa saja yang Anda gunakan, klik “Start|Run”, ketikkan services.msc dan klik “Ok”.

4. Rapihkan Hard disk. Seperti halnya ruangan, hard disk komputer juga bisa berantakan setelah digunakan selama seminggu. Hard disk merupakan tepat penyimpanan program, file, dan folder yang digunakan terus menerus. Hard disk yang terbagi ini disebut juga sebagai fragmentasi. Untuk merapikan file yang berantakan, digunakan Windows Defragmenter. Untuk menggunakannya, klik “My Computer”, klik kanan hard disk yang ingin Anda defrag, pilih properties, lalu pilih tab “Tools”. Klik “Defragment Now”, kemudian pilih drive yang Anda maksud dan klik “Defragment”.

5. Bersihkan PC. Bersihkan PC dengan menghapus file-file yang tidak berguna maupun e-mail sampah secara berkala. Jika Anda malas mengoptimalisasi PC, spyware, virus, dan malware dapat merusak sistem Anda. Akibatnya, PC akan berjalan lambat. Masalah ini bisa ditangani dengan beberapa utility yang terpisah. Namun, jika Anda ingin menggunakan satu utility yang mampu mengerjakan semuanya, lakukan dengan Norton atau McAfee.

Friday, August 21, 2009

Tutorial Cara Overclock Komputer

Kalau Anda baru belajar overclocking, mulai saja dengan komputer yang sudah ada. Lebih baik lagi kalau Anda punya komputer yang sudah tidak terpakai. Sebagai contoh nih, kami sengaja menggunakan sistem sudah agak lama.

Komputer yang digunakan berprosesor Pentium-4 3GHz dengan pendinginan standar. Sebagai pendukung, motherboard Asus dengan chipset i875P, dua keping memori Kingston DDR400 512MB, VGA Radeon 9600Pro, serta power supply Enlight 420 watt digunakan.
Tanpa ba-bi-bu lagi, mari kita langsung terjun ke cara atau tutorial overclock pada prosesor komputer.

1. Di motherboard Asus yang menggunakan AMI BIOS, pilihan untuk mengutak-atik kinerja sistem ada pada menu “Advanced”. Di bagian “Configure System Frequency/Voltage”, pilih opsi “AI Overclock Tuner”. Ubah pengaturannya dari “Standar” ke “Manual”.

2. Sebelum overclock prosesor, sebaiknya turunkan dulu frekuensi memori dari 400 MHz ke 266 MHz. Tujuannya untuk menghindari gagalnya overclock jika memori tersebut tidak sanggup bekerja di atas frekuensi 400MHz. Lalu, apa hubungan antara prosesor dengan memori? Pada sistem ini, setiap peningkatan frekuensi prosesor 1 MHz, frekuensi memori juga akan meningkat. Untuk itu, kita perlu membuat memori tetap ada di frekuensi yang pasti didukung memori yang dipakai.

3. Supaya bus AGP dan PCI tidak turut di-overclock, pastikan AGP dan PCI tetap bekerja pada frekuensi 66 dan 33MHz. Bila frekuensi AGP dan PCI meningkat, kerja komputer memang akan lebih baik pada sisi grafis dan media penyimpanan alias hard disk. Tetapi, sabar yah. Sekarang ini kita bahas dulu overclock untuk prosesor. Lagipula, overclock media penyimpanan dan VGA memiliki risiko yang besar.

4. Berhubung prosesor memiliki multiplier yang dikunci (tidak bisa dinaikkan), kinerja digenjot dengan menaikkan FSB atau CPU External Frequency. Kebetulan, prosesor Pentium-4 3GHz yang PCplus gunakan menggunakan standar 200MHz (quad pump FSB 800MHz). Coba naikkan angka tersebut ke atas sebesar 10 MHz (baca boks “Tips” untuk menentukan besarnya angka ini). Setelah itu, simpan opsi BIOS lalu restart komputer.

5. Pasa saat POST (Power On Self Test) yang muncul enggak lama setelah komputer nyala, Anda akan melihat kecepatan prosesor sudah bertambah. Pada gambar itu tampak kalau CPU External Frequency sudah dinaikkan dari 200 ke 210MHz. Dengan pengali (multiplier) prosesor x15, dari 3000MHz prosesor kini memiliki kecepatan 3160MHz (dibulatkan ke atas). Biarkan komputer melanjutkan tugasnya sampai masuk ke dalam sistem operasi. Setelah itu, jalankan software yang biasa Anda gunakan untuk bekerja. Kalau komputer masih mampu menjalankan semua dengan sempurna, kembali ke BIOS dan naikkan lagi CPU External Frequency. Beri tambahan lagi sekitar 5 MHz sampai 10 MHz. Lakukan terus langkah ini sampai Anda PC Anda menjadi tidak stabil. Jika PC sudah ada tanda-tanda “ngaco”, kembalikan aturan BIOS ke pengaturan ketika kinerja PC masih mulus. Kalau masih penasaran, silahkan kembali naikkan CPU External Frequency, namun kini angkanya cukup 1 sampai 3 MHz saja.

6. Kami dapat menaikkan kecepatan prosesornya dari 3000MHz menjadi 3300MHz dan 3375MHz. Kami tidak melakukan overclock lebih lanjut karena sudah muncul tanda-tanda kalau sistem tidak stabil. Contohnya, aplikasi yang kami pakai untuk menguji selalu mengalami hang, gagal loading. Ketika berhasil jalan, eh hasil uji menunjukkan penurunan kinerja, bukannya kenaikan. Pokonya tidak sebanding dengan overclock yang sudah dilakukan. Selain itu, suhu prosesor di BIOS juga sudah menunjukkan posisi yang agak berbahaya. Di awal-awal suhu prosesor berada di kisaran 47 derajat Celcius, setelah overclock ini suhu mencapai 55 derajat Celcius.

detikInet

Chip Online Indonesia